wellcome to sinabung!!

nie lagi waktu pelepasan keberangkatan!

nie lagi waktu pelepasan keberangkatan!

Alhamdulillah hirobbill alammin!!

gak disanka perjalanan kami ke sinabung begitu menegangkan dan sangat tak terlupakan,soalnya semua rencana keberangkatan udah direncanakan baek2.

Awalnya sih kami ingin bantalin aja, tapi karna tekat udah kuat untuk pergi walaupun tenda gak ada,akhirnya kami pergi juga. Jam 5-30 kami brangkat dari kampus,bis tu  sampe padang bulan gak kebagian tempat duduk bus, ya terpaksa deh kami semua naek di atap bus SumatraTrans. Setibanya diterminal kabanjahe kami kehabisan angkot ke leu kawar untungnya da angkot yang mau ngantar kami kesana, tapi bayaranya mahal soalnya kami sampe terminal kabanjahe udah jam 11 malam, ya terpaksa kami carter tu angkot!

terjebak di daerah tugu jam 11 malam

terjebak di daerah tugu jam 11 malam

Waalupun bayarnya mahal kami tidak kecewa karna kami disambut oleh keindahan alam sinabung di tepian danau leu kawar yang begitu indah..sangat indah…jarang moment yang begini kami dapat kan khususnya saya! :D sampai disana kami membuat api unggun dan mendirikan tenda yang apa adanya, tanpa terasa pagi pun datang yaudah langsung abil kamera langsung deh jeprat-jepret::

ni tenda kami!

ni tenda kami!

di lagi leu kawar

di lagi leu kawar

kren kan tenda kami, maklum lah!!

Pukul 10 kami beranjak mendaki tu sinabung, diperjalanan lumayan banyak rintangan nya juga tu satu orang kawan kami yang namanya si Ibun kena entop Tawon utan..Haa.haa..lumayan sakit tu hampi2 dia mau nangis!! kasian kamu kawan!!

Tapi semua itu dibayar denga sangat mahal oleh keindahan puncak sinabung, akhirnya kami berhasil sampai di puncak gunung paling tinggi di sumut lho!!

Ni di puncak sinabung lho!

Ni di puncak sinabung lho!

lagi makan indomie di puncak sinabung

lagi makan indomie di puncak sinabung

Alhamdulilah ya allah kau telah ciptakan Alam yang sangat indah..

terima kasih kami telah turun dengan selamat dan sampai kerumah dengan sehat dan bisa mengUpdate bloq ini..

thank’s untuk semua!!

cara buat email di yahoo

Ciao=Banjir dolar men!!!

ini bisnis paling mujarab bagi yang suka nyari bisnis online.ok…kita langsung ja prakteknya ya???

duduk yang baik,pegang keyboard dan mouse yang benar,kopi segelas dah cukup tu kayaknya…

Klik ciao.com lalu sing up/ join now.isikan semuanya….

bis tu buka email yang tadi daftarnya pake email tersebut…. tunggu dulu ya..

login kembali ke ciao.com kopikan username ma password dari email kamu…..

klu dah masuk langsung ke setting ganti password cahnge ya udah cari produk ini di search nya

  • windows 2007
  • experia
  • mic office ultimate
  • dlll

oke bro..

kita bisa langsung dapat duit lho….kita buat review tentang produk diatas pake bahasa inggris yang sedetail2nya lah biar orang yang liat salut ma tu barang…

juga bisa kita mereview punya kawan kita,kita pun dapa duit kirakira $0.25 gitu lah dan sebaliknya…

EEeenakan pa lagi ayo gabung ….

klo dah gabung jangan lupa kasih rating ke review aq ya nicname member: dekster

Ciri-ciri Psikopat

  1. Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.
  2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  4. Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.
  5. Sikap antisosial di usia dewasa.
  6. Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
  7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar — bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah “dingin”.
  11. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.

Sumut Bertahan di Peringkat Tujuh

Jelang tiga hari penutupan PON XVII/2008, kontingen Sumut masih terus mendulang medali. Namun medali yang didapat pada pertandingan hari kesebelas, Selasa (15/7) bukan emas,melainkan satu medali perak dan dua perunggu.
Satu raihan medali perak didapat dari cabang pencak silat lewat penampilan ganda putri Febriani E Lubis dan Nurjannah. Sedang dua medali perunggu diperoleh dari cabang karate nomor kumite beregu putra dan putri.
Hasil ini menjadikan Sumut mengumpulkan 20 medali emas, 10 perak dan 27 perunggu, bertahan di urutan tujuh.
Sumut dipastikan masih menambah pundi medali, minimal satu perunggu dari bulutangkis perorangan putra via Indra Bagus.
Pebulutangkis asal Pengcab PBSI Asahan ini pada semifinal kemarin takluk dari Andre Kurniawan (Jateng) sehingga ia harus puas dengan medali perunggu yang baru akan diserahkan Rabu (16/7). Sumut juga masih memiliki harapan dari catur kilat beregu putra putri, setelah di nomor perorangan Selasa kemarin, duta-duta catur Sumut gagal meraih hasil terbaik.
“Berat memang, karena sejak PON belum dibuka, kami terus bertanding hingga sehari jelang penutupan. Tapi apapun ceritanya kami akan mencoba,” kata MN Yohannes Simbolon yang sebelumnya telah menyumbangkan satu medali emas dari nomor catur klasik perorangan putra. (analisa)
Perolehan Medali Sementara PON XVII/2008
Jawa Timur 118 94 96
Kalimantan Timur 102 94 96
DKI Jakarta 91 98 97
Jawa Barat 85 70 114
Jawa Tengah 41 71 66
Sulawesi Selatan 21 15 21
Sumatera Utara 20 10 27
Lampung 18 12 17
Bali 15 15 19
Riau 14 14 19
DI Yogyakarta 12 16 18
Papua 12 15 12
Jambi 11 14 22
Sumatera Selatan 11 7 16
Sulawesi Utara 9 9 15
Sumatera Barat 8 17 30
Papua Barat 7 1 6
Kalimantan Selatan 6 5 7
Maluku 6 2 14
Kalimantan Barat 5 14 11
Banten 4 10 25
Namggroe Aceh Darussalam 4 4 9
Nusa Tenggara Timur 3 4 6
Riau Kepulauan 2 5 1
Nusa Tenggara Barat 2 3 8
Sulawesi Tenggara 2 2 8
Kalimantan Tengah 1 6 8
Maluku Utara 1 0 2
Sulawesi Tengah 0 3 4
Bangka Belitung 0 2 3
Bengkulu 0 1 4

Sejarah Linux

Siapa yang belum tahu Mandriva Linux? Siapa yang belum tahu Open Suse? Siapa yang belum tahu Red Hat? Bagi orang yang biasa berkecimpung di dunia komputer, khususnya Linux, maka nama-nama itu sudah tidak asing lagi di telinga. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya, Linux memiliki sejarah yang cukup panjang perjalanannya?

UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft (mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.

Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?). Nah, sistem operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.

Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan Multics, yaitu Ken Thompson, Dennis Ritchie, Rudd Canaday, dan Doug Mcllroy, secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan akhirnya sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics bulan Januari 1970 yang diberi nama UNIX.

Adapun generasi baru Multics ini memiliki lebih banyak keuggulan dibandingkan saudara tuanya. Nama UNIX diberikan oleh Brian Kernighan untuk memberi penegasan bahwa UNIX bukanlah Multics (tidak sama). UNIX akhirnya memiliki keunggulan seperti yang diharapkan pada awal penciptaannya. Yaitu:

1. Multilevel Filesystem

2. Multiuser dan Multiprosesor

3. Desain arsitektur yang independen terhadap suatu hardware

4. Berbagai device dapat dianggap sebagai file khusus

5. Memiliki user interface yang sederhana

6. Cocok untuk lingkungan pemrograman

7. Memiliki utilitas yang dapat saling digabungkan

Setahun setelahnya, UNIX dapat dijalankan pada komputer PDP-11 yang memiliki memory 16 KB dan sebuah disk berukuran 512 KB. Pada waktu itu source codenya UNIX masih ditulis dalam bahasa mesin (assembler). Kemudian pada tahun 1973, source code UNIX ditulis ulang dalam bahasa C yang dibuat oleh Dennis Ritchie.

Tujuan Mr. Ritchie mengubah source code UNIX ke dalam bahasa C tak lain dan tak bukan karena bahasa C didesain multiplatform dan bersifat fleksibel. Dengan dirubahnya source code ke dalam bahasa C, maka UNIX dapat dikembangkan dan dikompilasi ulang ke berbagai jenis komputer. Sejak saat itu dibuatlah berbagai macam varian UNIX yang sengaja didesain untuk jenis komputer tertentu.

Setahun kemudian, karena merasa UNIX sudah cukup matang, maka Thompson dan Ritchie mempublikasikan sebuah paper tentang UNIX. Ternyata UNIX mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari lingkungan perguruan tinggi. Dan UNIX lah yang menjadi sistem operasi favorit di lingkungan perguruan tinggi.

Awalnya, sistem operasi UNIX ini didistribusikan secara gratis di dunia pendidikan, namun setelah banyak digunakan oleh korporasi industri dan bisnis (karena kehandalannya menangani bidang jaringan (networking), UNIX akhirnya diperdagangkan dan dipatenkan). Dalam perkembangan selanjutnya, UNIX dan varian-variannya yang dikomersialkan menjadi suatu sistem operasi yang cukup mahal pada saat itu(namun ada beberapa yang gratis karena dikembangkan dengan semangat openSource), hal ini disebabkan karena kestabilan, mampu mengerjakan program multitasking dan dapat digunakan oleh beberapa user secara bersamaan.

Adapun varian UNIX yang dikomersialkan dan populer karena kehandalannya seperti BSD 4.1 (1980), SunOS, BSD 4.2, SysV(1983), UnixWare dan Solaris 2(1988), dan lainnya. Dan yang dikembangkan dengan semangat openSource atau free diantaranya: FreeBSD, OpenBSD, NetBSD, Mnix, Hurd

Dari tadi ngomongin UNIX mulu, Linuxnya di mana? Oke, oke. Kita mulai…..

Kenal Linus Torvalds kan? Linus dilahirkan di Helsinki, Finlandia pada tanggal 28 Desember 1969. Orang yang disebut sebagai Bapak Linux(LINus UniX) ini, sudah mengenal bahasa pemrograman pada umurnya yang ke 10. Saat itu ia sering mengutak-atik komputer kakeknya, Commodore VIC-20. Karena hobinya dalam dunia komputing, 1988 Linus diterima di Univerity of Helsinki dan pada tahun 1990, Linus memulai kelas pemrograman C pertamanya. Pada tahun 1991, Linus tidak puas terhadap sistem operasi yang ada pada PC pertamanya (MS-DOS atau Disk Operation System), OS buatan Microsoft.

Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX seperti yang dipakai komputer milik universitasnya. Akhirnya ia mengganti sistem operasi openSource Minix yang berbasiskan UNIX. Adapun Minix ini merupakan sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, seorang professor yang menggeluti penelitian masalah OS dari Vrije Universiteit, Belanda. Adapun Minix ini digunakan untuk keperluan pengajaran dan pendidikan.

Namun Linus merasa bahwa Minix masih memiliki banyak kelemahan. Dan mulai saat itu, di usianya yang ke-23, Linus mulai mengutak-atik kernel Minix. Dan ia mulai mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 hasil oprekan Linus, dan pada tanggal 5 Oktober 1991, secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler. Selain itu, Linus juga mempublikasikan sistem operasi buatannya tersebut lengkap dengan source codenya, yang ternyata disambut dengan sangat antusias oleh para programmer dan developer di seluruh dunia agar dapat di develop bersama-sama.

Sampai saat ini, Linux dibangun oleh berbagai macam komunitas dan jangan heran apabila banyak sekali distro-distro Linux yang beredar. Mulai dari yang berbayar sampai yang gratis, dari untuk pemula sampai tingkat lanjut, dan biasanya dengan banyaknya distro Linux yang beredar akan membuat orang awam bingung untuk memilih distro. Bayangkan, ada beratus-ratus distro yang tercipta atau bahkan beribu-ribu. Namun perlahan tapi pasti, diantara distro-distro Linux ini ada yang menyamai (atau bahkan) melebihi kemampuan dari Sistem Operasi keluarga raksasa (Microsoft) dan dengan semakin mudahnya dan semakin lengkapnya dukungan Linux pada hardware, besar kemungkinan Linux akan menjadi alternatif (atau bahkan sistem operasi utama di dunia). InsyaAllah bila tidak ada halangan, saya akan memberikan tips-tips memilih distro Linux.(ilmukomputer)

File Transfer Protocol

FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.

FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan “mendengarkan” percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.

FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.

Protected: Blue Energy

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Linux

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

Installasi [K]Ubuntu Linux

Alex Budiyanto

alex@ilmukomputer.com
http://alexbudiyanto.web.id/

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus

atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap

dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin

terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.

A. Pengantar
Saat ini Ubuntu Linux merupakan distro yang paling populer. Distro ini merupakan turunan dari
Debian Linux yang merupakan salah satu distro “tua” yang ada. Debian sangat terkenal karena
sampai saat ini merupakan distro yang benar-benar “free”, paling banyak dukungan paket serta
dikenal sangat stabil. Sudah banyak sekali distro yang diturunkan daari Debian Linux ini seperti
Knoppix, Morphix, Xandros, Ubuntu dan sebagainya.
Debian memang dikenal sangat stabil karena benar-benar menerapkan standart yang sangat ketat
untuk software-software bawaannya sehingga perkembangan Debian sendiri bisa dibilang sangat
lambat, saat ini saja Debian baru sampai pada versi major 3. Bandingkan dengan Distro
seangkatannya yang rata-rata sudah mencapai versi major 10 keatas. Hal ini yang agak disayangkan
para pecinta Debian.
Ubuntu Linux merupakan sebuah distro baru yang langsung mendapatkan tempat dihati para
pengguna Linux khususnya bagi para Debian mania. Bagaimana tidak “anak baru” ini memiliki
lebih banyak kelebihan dibandingkan sang “ayah” sendiri, Ubuntu menawarkan semua kelebihan
yang dimiliki oleh Debian ditambah dengan update berkala setiap 3 bulan, dukungan komunitas
yang sangat banyak, dukungan dana yang melimpah, bahkan anda bisa mendapatkan CD Installernya
secara gratis.
Ubuntu adalah sebuah kata kuno dari Africa yang berarti “Humanity towards other” yang kurang
lebih artinya adalah kemanusian untuk membantu yang lain. Tujuan dari proyek ini adalah
menciptakan sebuah Sistem Operasi Desktop yang gratis dengan dukungan aplikasi serta
dokumentasinya. Project ini disponsori oleh Canonical Ltd. [http://www.canonical.com].
Ubuntu berbasiskan GNOME dan bagi anda yang lebih menyukai KDE anda bisa memilih Kubuntu
Linux. Walaupun tampilan kedua distro ini berbeda tapi keduanya sama-sama keluar dari “pabrik”
yang sama dan tentu saja kedua distro ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Kalau anda lebih menyukai tampilan dengan ciri khas “Mac OS” anda bisa memakai Ubuntu tapi

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

apabila anda lebih menyukai tampilan yang “agak” mirip dengan Windows [bahkan menurut saya
lebih bagus dari Windows] anda bisa memakai Kubuntu tapi kalau anda hanya ingin menjadikan
Komputer anda sebagai server anda bisa memakai salah satu dari keduanya karena pada dasarnya
“base system” keduanya sama [hanya berbeda Desktop Manager dan tambahan aplikasinya saja].
[K]Ubuntu Linux hadir dalam 2 versi yaitu versi LiveCD dan versi Install. Anda bisa memakai versi
LiveCD kalau anda tidak ingin menginstallnya kedalam Komputer, cukup masukan LiveCD tersebut
kedalam CD-ROM Drive anda, booting dari CD-ROM Drive maka anda sudah dapat menikmati
Linux. Tentu saja LiveCD ini mempunyai banyak batasan karena semua perubahan pada konfigurasi
yang anda buat akan langsung hilang ketika komputer dimatikan dan tentu saja flexibilitas LiveCD
ini akan sangat jauh apabila dibandingkan dengan versi Installnya. [K]Ubuntu Linux ini juga hadir
dalam 3 Arsitektur komputer yaitu : Intel x86, PowerPC dan AMD64.

B. Kebutuhan Installasi
Untuk dapat memakai [K]Ubuntu Linux ini sangat tergantung sekali dengan kebutuhan anda.
Apabila kebutuhan anda hanya untuk server tentu saja akan sangat berbeda bila dibandingkan
dengan kebutuhan untuk Workstation. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dari tabel dibawah ini :

Perangkat Keras
Server Workstation
Minimum Rekomendasi Minimum Rekomendasi
Processor PII/Setara PIII/Setara PIII/Setara PIV/Setara
RAM 64 MB 128 MB 128 MB 256 MB
Hardisk 500 MB * 1.8 MB *

Tentu saja tabel diatas tidak mengikat, karena tabel tersebut hanya berdasarkan pengalaman penulis
pribadi selama memakai [K]Ubuntu.

C. Mendapatkan Software
Anda dapat mendownload ISO [K]Ubuntu Linux pada alamat : http://releases.ubuntu.com/ dimana
ada 3 Jenis ISO untuk arsitektur komputer yang berbeda yaitu :


Intel x86

PowerPC

AMD64
Downloadlah ISO yang sesuai dengan arsitektur komputer yang anda pakai karena tentu saja ISO
untuk arsitektur PowerPC tidak akan bisa berjalan pada arsitektur Intel x86 ataupun arsitektur
AMD64 begitu juga sebaliknya. Jika anda sudah selesai mendownload ISO tersebut bakarlah ISO
tadi dengan software yang mendukung untuk membakar ISO seperti K3B, Nero Burning Room dan
sebagainya.
Apabila anda tidak ada koneksi internet untuk mendownload ISO tadi anda dapat meminta CD
Installasi Ubuntu Linux secara gratis pada alamat http://shipit.ubuntulinux.org disana anda cukup
mendaftarkan diri, meminta jumlah CD yang anda inginkan maka CD akan sampai pada alamat yang
Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

anda inginkan secara cuma-cuma. Penulis sendiri sudah beberapa kali mendapatkan kiriman CD
Ubuntu Linux ini.

D. Installasi
Tutorial ini dibuat untuk membantu menginstall [K]Ubuntu Linux pada komputer anda dimana
dalam tutorial ini diasumsikan bahwa Komputer anda belum mempunyai Sistem Operasi dan
Komputer anda akan digunakan sebagai Workstation.
Dalam Tutorial kali ini penulis menggunakan Distro Kubuntu sebagai contoh, tapi bagi anda yang
menggunakan Distro Ubuntu masih bisa menggunakan tutorial ini sebagai referensi karena pada
dasarnya langkah-langkah installasi kedua Distro ini adalah sama.
Adapun Langkah-langkah Installasi Distro [K]Ubuntu Linux ini adalah sebagai berikut :

1. Masukan CD Instalalsi Kubuntu Linux anda dalam CD-ROM drive, kemudian reboot komputer
dan pastikan bahwa booting pertama kali komputer dari CD-ROM [untuk mengubah opsi
booting ini anda dapat merubahnya pada BIOS]. Setelah komputer bisa melakukan booting dari
CD Installasi Kubuntu Linux ini maka pertama kali akan tampilan layar akan menjadi seperti
dibawah ini :
2. Jika anda hanya ingin menginstall “base system” dari Kubuntu Linux ini maka ketikan “server”
kemudian tekan tombol ENTER, tapi jika anda ingin menginstall Kubuntu Linux ini sebagai
Workstation anda dapat langsung menekan tombol ENTER. Untuk pilihan booting yang lain
anda dapat menekan tombol F1. Karena pada tutorial kali ini kita ingin menginstall Linux untuk
Workstation maka sekarang cukup kita tekan tombol ENTER . Maka kemudian dilakukan
inisialisasi hardware pada Komputer anda dimana inisialisasi ini akan ditampilan dilayar seperti
Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

gambar dibawah ini :

3. Setelah inisialisasi perangkat keras selesai, selanjutnya kita akan disodori pemilihan bahasa yang
ingin kita gunakan seperti gambar dibawah ini :
4. Dalam Installasi ini anda akan diminta untuk diminta untuk memasukan pilihan. Anda dapat
menggunakan tombol panah atas untuk bergeser ke atas, panah bawah untuk berpindah ke bawah
serta tombol TAB untuk berpindah antar menu. Jika anda merasa bahwa anda telah melakukan
pilihan yang salah, silahkan pilih menu <Go Back> untuk kembali ke menu sebelumnya. Apabila
anda sudah yakin akan pilihan anda silahkan tekan tombol ENTER.
Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

5. Pilihlah Lokasi yang anda inginkan, apabila anda ingin mengisi lokasi Anda dengan Indonesia,
silahkan pilih Other -> Asia -> Indonesia. Setelah anda yakin pilihan anda benar silahkan tekan
tombol ENTER. Menu berikutnya adalah pemilihan Layout keyboard.
6. Silahkan sesuaikan Layout Keyboard yang anda pakai, jika anda sudah yakin pilihan Layout
Keyboard sudah benar silahkan tekan tombol ENTER. Maka kemudian akan dilakukan deteksi
perangkat keras [CD-ROM] seperti gambar dibawah ini :
Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

7. Setelah Deteksi CD-ROM dan pengambilan Driver untuk CD-ROM anda tersebut selesai maka
selanjutnya akan dilakukan pendeteksian isi dari CD Installer tersebut untuk meyakinkan bahwa
seluruh isi dari CD tersebut dapat dibaca seperti yang nampak pada gambar dibawah ini :
8. Kemudian akan dilakukan pengambilan semua driver perangkat keras yang anda miliki beserta
komponen-komponen lain yang diperlukan untuk installasi.
Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

9. Kemudian akan dilakukan deteksi pada perangkat keras jaringan dan mengambil driver untuk
perangkat keras tersebut seperti yang tampak pada gambar dibawah ini :
10.Apabila deteksi tersebut berhasil menemukan kartu jaringan, maka kemudian komputer akan
mencoba untuk mengkonfigurasikan jaringan anda secara otomatis dengan mencari DHCP

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

server dengan cara mengirimkan paket secara broadcast ke seluruh komputer pada jaringan.

11. Apabila ditemukan DHCP server dan komputer anda dapat dilayani oleh DHCP server tersebut
maka kemudian anda akan diminta untuk memasukan nama komputer. Tapi jika DHCP server
tidak dapat ditemukan maka anda harus mengkonfigurasi kartu jarringan anda secara manual.
Bukalah bagian E untuk mengkonfigurasi secara manual kartu jaringan anda tersebut.
12.Hostname yang anda ketikan akan digunakan sebagai nama komputer anda dalam jaringan.

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

Setelah anda yakin benar dalam mengisikan hostname ini tekanlah tombol ENTER yang akan
membawa anda ke langkah selanjutnya yaitu deteksi hardware seperti gambar berikut ini :

13.Setelah deteksi hardware selesai dilakukan maka langkah selanjutnya adalah akan dijalankan
sebuah program untuk mempartisi hardisk seperti gambar dibawah ini :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

14.Setelah itu kita diminta untuk mempartisi hardisk yang akan digunakan sebagai tujuan installasi.

15.Seperti yang telah kita sepakati diatas, bahwa kita akan menghapus seluruh partisi yang ada,
untuk itu pilihlah menu “Erase entire disk … “. Bagi yang tidak ingin menghapus partisi yang
sudah ada pilihlah menu “Manually edit partition table”. Jika anda memilih untuk menghapus
seluruh partisi yang ada maka tampilannya akan menjadi seperti berikut :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

16.Setelah itu akan dilakukan kalkulasi secara otomatis untuk kebutuhan installasi anda kemudian
hasilnya akan dimunculkan seperti gambar berikut ini :

17.Anda dapat memilih “Undo changes …” untuk membatalkan rekomendasi tersebut atau pilihlah
“Finish …” bila anda setuju dengan rekomendasinya . Jika anda memilih menu “Finish …” maka
tampilannya akan menjadi seperti berikut ini :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

18.PERHATIAN!!. setelah langkah ini data anda sudah tidak dapat dikembalikan lagi. Jadi pastikan
bahwa anda sudah yakin dengan pilihan yang anda buat. Jika anda sudah benar-benar yakin
silahkan pilih menu “Yes” kemudian tekan tombol ENTER sehingga tampilan di layar anda akan
menjadi seperti gambar dibawah ini :

19.Setelah pembuatan partisi selesai, maka selanjutnya akan dilakukan installasi “base system” ke
hardisk seperti gambar berikut ini :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

20.Setelah installasi “base system” selesai maka akan dilanjutkan dengan pengkopian paket
tambahan seperti gambar dibawah ini :

21.Menu berikutnya adalah pemilihan Time Zone seperti gambar dibawah ini
:

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

22.Jika “Time Zone” pilihan anda tidak terdapat dalam menu tersebut pilihlah “other” sehingga
tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :

23.Untuk memilih “Time Zone” Jakarta silahkan pilih Asia -> Jakarta. Jika sudah yakin dengan
pilihan anda tekan saja tombol ENTER untuk menuju ke menu selanjutnya seperti gambar
dibawah ini :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

24.Isikan nama lengkap dari user yang akan menggunakan Linux tersebut. Jika sudah yakin akan
masukan anda tekanlah tombol ENTER untuk menuju ke menu selanjutnya seperti gambar
dibawah ini :

25.Kemudian isikan “username” dari pengguna, yang harus berupa huruf kecil dan juga dapat
dikombinasikan dengan angka atau karakter yang lain. Jika sudah yakin akan masukan anda
tekanlah tombol ENTER sehingga tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

26.Kemudian isikan password untuk “username” yang anda buat sebelumnya, password yang baik
adalah password yang dikombinasikan dengan huruf, angka atau simbol sehingga akan sulit
untuk ditebak. Jika sudah yakin tekanlah tombol ENTER sehingga tampilannya menjadi seperti
gambar dibawah ini :

27.PERHATIAN!!. Jangan sampai lupa username dan password yang sudah anda buat tadi karena
nanti anda tidak akan bisa Login ke Linux [kecuali single mode] jika melupakan password
tersebut. Ketikan ulang password anda, jika sudah yakin tekanlah tombol ENTER sehingga
tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

28.Komputer sedang mencoba untuk mengkonfigurasikan apt-cdrom, jika konfigurasi ini sudah
selesai maka tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :

29.Kemudian komputer akan mencoba untuk mengecek respitory server yang ada [ini akan
membutuhkan waktu yang cukup lama]. Jika pengecekan ini sudah selesai maka kita akan ke
menu berikutnya sehingga tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

30.Komputer akan menginstall GRUB [GRand Unified Bootloader] yang merupakan sebuah
program yang akan dijalankan pertama kali ketika program dijalankan yang bertanggung jawab
untuk meload kernel dan memilih sistem operasi yang akan dijalankan [Multiple OS].

31.Komputer akan melakukan Unmounting dan membuka drive CD-ROM anda, silahkan ambil CD
Installer anda dari CD-ROM yang terbuka tersebut. Setelah itu tekan saja tombol ENTER
sehingga tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

32.Setelah CD Installer diambil tekan saja tombol ENTER sehingga tampilannya akan menjadi
seperti gambar dibawah ini :

33.Sampai disini installasi utama sudah selesai. Komputer akan melakukan booting ulang untuk
meload Kernel dari Ubuntu dan mencoba untuk menjalankan Ubuntu seperti gambar dibawah
ini:

34.Untuk booting pertama kali komputer akan melakukan konfigurasi dan installasi paket-paket
“non base system” yang lain dan ini akan memakan waktu yang cukup lama. Setelah konfigurasi
dan installasi ini selesai maka anda akan diminta untuk memilih resolusi monitor yang anda
pakai seperti gambar dibawah ini :

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

35.Silahkan pilih resolusi yang ingin anda pakai, anda dapat memilih resolusi monitor ini dari
resolusi maksimal Monitor yang anda pakai, pilih juga resolusi monitor dibawah resolusi
maksimal Monitor anda untuk menanggulangi kegagalan resolusi maksimal yang anda pilih.
Pertama kali akan dicoba untuk menjalankan resolusi maksimal jika gagal maka akan dicoba
resolusi yang dipilih dibawah resolusi maksimal tadi.

35.Jika anda sudah yakin dengan pilihan resolusi yang ingin anda pakai tekan saja tombol “OK”
dan sampai disini Installasi selesai, silahkan login dengan username dan password yang anda
buat sebelumnya. #al’x;

Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

E. Konfigurasi Jaringan
1. Jika komputer anda tidak dapat menemukan DHCP server, maka anda harus mengkonfigurasinya
secara manual. Untuk mengkonfigurasi secara manual, pilihlah menu “Configure Network
Manually” kemudian tekanlah tombol ENTER seperti gambar dibawah ini :
2. Selanjutnya anda diminta untuk memasukan “hostname” dari DHCP server anda. Tapi jika anda
tidak tahu atau tidak memiliki DHCP server, anda dapat mengkosongkan isian ini. Untuk lebih
jelasnya lihat gambar dibawah ini :
Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

3. Selanjutnya anda diminta untuk memasukan alamat IP dari komputer yang anda pakai tersebut.
Silahkan isikan dengan alamat IP yang ingin anda pakai. Misalnya saja 192.168.19.123 atau
kalau anda berada pada sebuah Internal Network tanyakan pada administrator jaringan anda
tersebut berapa alamat IP yang bisa anda pakai.
4. Selanjutnya anda diminta untuk memasukan Netmask yang dipakai pada jaringan anda. Misalnya
saja untuk default Netmask IP kelas C adalah 255.255.255.0. Apabila anda tidak tahu silahkan
tanyakan pada Administrator jaringan anda.
Alex Budiyanto

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

5. Selanjutnya anda diminta untuk memasukan Gateway yang anda pakai.
Gateway merupakan
pintu gerbang dari kelompok jaringan anda untuk dapat menghubungi jaringan lain misalnya saja
Internet. Anda dapat mengkosongkan isian ini atau tanyakan pada Administrator jaringan anda
alamat Gateway yang seharusnya anda pakai.
6. Selanjutnya anda diminta untuk memasukan alamat name server yang anda pakai. Anda dapat
memasukan lebih dari 1 name server yang dipisahkan dengan spasi tapi jika anda tidak ingin
menggunakan name server silahkan kosongkan isian ini. Jika anda tidak tahu name server yang
seharusnya anda pakai silahkan tanyakan pada Administrator jaringan anda.
7. Sampai disini konfigurasi jaringan anda sudah selesai. Silahkan kembali ke bagian D no 12 untuk
melanjutakan Installasi anda.
Alex Budiyanto